Komkel


Edisi 54: Keluarga Berdoa Bersama Bunda Maria
Skolastikat - 19 Jan 2017, 01:52

“Kita berhutang begitu banyak kepada Bunda Maria”, ungkap Paus Fransiskus saat berkotbah di Komunitas Benediktin Calmadolese (25 Desember 2015). Bunda Maria hadir di setiap saat dalam sejarah keselamatan, dan di dalam dirinya orang melihat sebuah kesaksian teguh terhadap pengharapan. Allah berkehendak agar kekudusan Bunda Maria itu menjadi teladan bagi setiap pribadi, agar kitapun dapat, seperti Bunda Maria, bertumbuh menjadi kudus. Dengan kekudusan inilah, kita dapat turut mengambil bagian dalam rencana kerahiman Allah, yaitu untuk membawa sebanyak mungkin orang kepada keselamatan kekal. Keselamatan itu kiranya ditemukan dalm keluarga, kemudian dipancarkan kepada sesama.

Dalam edisi kali ini, KOMKEL akan membahas tentang keluarga yang berdoa bersama Bunda Maria. Bunda Maria dimengerti sebagai manusia biasa, sama seperti orang-orang lain pada umumnya, tetapi perannya di dalam rencana keselamatan Allah adalah sungguh unik dan istimewa. Tidak ada manusia lain yang melahirkan Yesus Sang Juruselamat, hanya Bunda Maria saja. Justru karena perannya yang khusus ini yaitu yang melahirkan Kristus Sang Allah Putera, maka ia disebut sebagai Bunda Allah. Selain itu, Bunda Maria adalah ibu pengharapan, ikon yang paling sepenuhnya mengekspresikan pengharapan Kristiani. Keseluruhan hidupnya adalah serangkaian episode pengharapan, yang dimulai dengan ungkapan “ya” pada saat menerima kabar Malaikat Gabriel. Maria tidak tahu bagaimana dia bisa menjadi seorang ibu, tetapi dia telah mempercayakan dirinya secara total kepada misteri yang hendak dipenuhi, dan dia menjadi wanita harapan dan pengharapan.

Kiranya majalah KOMKEL ini dapat menjadi inspirasi bagi para pembaca dalam penghayatan Kasih Allah terhadap sesama. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi para romo, frater, bapak, ibu dan seluruh pembaca KOMKEL yang telah memberikan perhatian dalam bentuk gagasan, saran, dan sumbangan dana. Semoga ini dapat berkenan bagi anda semua. Salam kasih dalam Keluarga Kudus Nazareth. Selamat membaca!  (Redaksi)

Cover 54

Share :